Market Snapshot

IDX: 7,285
+0.42%
S&P 500
5,244 (+0.8%)
Oil (WTI)
$82.50
USD/IDR
15,620

Peran dan Manfaat Gudang

Seperti yang diketahui, gudang adalah sebuah tempat yang digunakan untuk menyimpan berbagai barang logistik sebelum akhirnya dijual ataupun didistribusikan. Namun, tahukah kamu apa saja jenis-jenis gudang dan fungsinya? Lantas apa peran Gudang untuk perusahaan ?

1. Sebagai Gudang Supplier

Gudang supplier adalah Gudang yang menyediakan produk kepada user lain. Contoh barang-barang yang disediakan yaitu raw material atau components. 

Gudang ini biasanya digunakan untuk me-suppply barang ke Pabrik-pabrik atau Gudang Manufaktur

2. Sebagai Gudang Manufaktur.

Gudang Manufaktur meliputi 3 jenis tipe biasanya yaitu Raw Material, Work-in-progress, dan Finished goods. 

Raw Material : dikhususkan guna penyimpanan material mentah sebagai bahan baku produksi barang. Contohnya bijih besi, karet, pohon, hasil pertanian, dan lain sebagainya. Warehouse jenis ini biasanya banyak terdapat di kawasan industri agar mudah diakses ketika akan melakukan pemrosesan produksi barang.

Work-in-progress : Aktivitas produksi memerlukan beberapa tahap proses yang harus dilewati. Sebelum didistribusikan kepada para pelanggan secara massal, barang-barang tersebut perlu diberikan perlakukan khusus. Misalnya penempelan label, proses pengemasan ulang, dan sebagainya. Ini bisa dibilang sebagai tahapan setengah jadi. Barang setengah jadi tersebut selanjutnya akan diproses lebih lanjut sampai benar-benar menjadi hasil produksi yang sempurna. Untuk menjalankan proses seperti penempelan label maupun pengemasan ulang dan sebagainya, tentu memerlukan ruangan khusus sebagai tempat penyimpanan. Tempat penyimpanan ini disebut dengan warehouse untuk barang setengah jadi.

Finished goods : untuk menyimpan produk jadi setelah melalui serangkaian tahapan produksi. Produk yang lolos pengujian dan siap dipasarkan akan disimpan pada warehouse tipe ini

3. Sebagai Gudang Distribution Center

Untuk memaksimalkan manajemen rantai pasok, sebuah perusahaan biasanya turut menyediakan distribution center. Distribution center adalah tempat penyimpanan produk atau barang yang selanjutnya akan disalurkan ke pengecer maupun grosir.

Salah satu tugas Gudang distribution center adalah untuk melancarkan aliran barang ke retail dalam jumlah banyak.

Sebagai contoh, Perusahaan es krim akan memiliki distribution center yang dilengkapi oleh alat pendingin udara canggih. Maka dari itu, kualitas produknya akan tetap terjaga

4. Sebagai Gudang Retail

Dapat dikatakan gudang yang memiliki toko yang menjual barang langsung ke konsumen.


Secara sederhananya, berikut gambaran peran Gudang berdasarkan fungsinya :






Audit Inventory



Audit Persediaan merupakan aktivitas pengecekan barang yang dimiliki oleh perusahaan. Ini adalah kegiatan yang sangat penting dalam bisnis perusahaan untuk memastikan pergerakan barang baik dalam penjualan maupun persediaan barang.

Pengertian Audit Persediaan

Audit Persediaan adalah aktivitas sebuah perusahaan memeriksa dan mencatat inventaris yang dimiliki perusahaan tersebut dengan menggunakan suatu prosedur analisis yang telah ditetapkan.

Oleh karena itu, audit persediaan barang dagang sangat diperlukan untuk mengurangi resiko terjadinya selisih, kehilangan, mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecurangan dan memastikan bahwa prosedur telah dilakukan dengan baik sehingga kemudian dapat dibuatlah perbaikan.

Pelaksanaan Audit Persediaan

Pelaksanaan Audit Persediaan dibagi menjadi 2 yaitu Pelaksanaan Periodic dan Pelaksanaan Cycle Counting.

1. Pelaksanaan Periodic

Pelaksaanan Periodic biasanya dilaksanakan sekali dalam satu tahun atau sekali dalam sekian waktu yang lama. Aktivitas Audit ini mencakup keseluruhan inventory perusahaan.

Bagaimana cara mengenali sistem pelaksanaan audit ini, yaitu mengenali ciri-cirinya sebagai berikut:

  • Saat pelaksanaan, seluruh kegiatan operasional di hentikan.
  • Riskan kesalahan, karena dilaksanakan dalam waktu yang lama, sehingga memaksa semua tenaga kerja yang ahli maupun tidak ahli dikerahkan untuk melakukan control.
  • Kesalahan sering tidak terdeteksi, karena pelaksanaan ini dilakukan dalam jangka waktu yang lama, sehingga kesalahan-kesalahan yang dulu sudah terakumulasi.
  • Pencarian solusi dari permasalahan yang didapat sulit ditemukan.
  • Semua Inventory perusahaan di hitung.

 

2. Pelaksanaan Cycle Counting

Pelaksaanan Cycle Counting biasanya dilakukan secara terus menerus dengan selang waktu yang pendek, seperti harian, mingguan, dan bulanan. Aktivitas Audit ini hanya mencakup sebagian inventory perusahaan. Pelaksanaan Cycle Counting ini hanya dilakukan oleh karyawan yang ahli dibidang tersebut. Tujuan utama nya adalah mendeteksi kesalahan sejak dini, dan mencegah kesalahan-kesalahan terakumulasi di masa mendatang.

Untuk mengenali sistem pelaksanaan audit ini yaitu dari ciri-ciri berikut:

  • Pelaksanaannya dilakukan sering.
  • Saat pelaksanaan, kegiatan operasional masih terus berjalan.
  • Tingkat kesalahan dalam audit sangat kecil, karena dikontrol lebih sering.
  • Akurasi dari kontrol pelaksanaan ini sangat akurat.

Setiap perusahaan harus mampu, menimbang metode mana yang akan diterapkan. Tetapi alangkah lebih baiknya perusahaan membuat klasifikasi jenis inventory menjadi beberapa seperti Klasifikasi A, B, dan C.

  • Klasifikasi A, untuk inventory yang fast moving
  • Klasifikasi B, untuk inventory yang  slow moving
  • Klasifikasi C, untuk inventory yang non-moving

Misalnya Klasifikasi A, pelaksanaan kontrolnya dilakukan secara harian, Klasifikasi B dilakukan secara mingguan, dan Klasifikasi C dilakukan secara bulanan.

 

Strategi Manajemen Pengiriman Barang (Versi Pengalaman Gue bekerja di Warehouse 10 Tahun)


Pernah gak kamu ngerasa sebel banget karena barang yang kamu tunggu-tunggu gak nyampe-nyampe atau malah rusak pas sampe? Nah, aku ngerti banget rasanya. Setelah kerja di warehouse selama 10 tahun, gue punya beberapa trik manajemen pengiriman barang yang bisa bikin kamu ngerti. Yuk, kita bahas bareng-bareng!


1. Pilih Partner Logistik yang Bener

Pertama-tama, jangan asal pilih partner logistik. Ini kayak milih pasangan hidup, bro. Gue pernah kerja sama perusahaan yang keliatannya oke, tapi aslinya amburadul. Barang sering nyasar, customer jadi ngamuk. Makanya, penting buat pilih partner yang punya track record bagus. Cek review dan testimoni mereka dulu biar gak nyesel.


2. Manfaatin Teknologi Buat Tracking

Di era digital ini, jangan cuma andelin feeling buat ngirim barang. Gunakan teknologi buat tracking barang lo. Banyak aplikasi dan software yang bisa bantu kamu tahu posisi barang secara real-time. Gak ada lagi cerita "maaf, barangnya nyasar ke planet lain". Dengan tracking yang canggih, kamu bisa kasih update ke customer dengan cepat dan akurat.


3. Packing yang Aman dan Kuat

Ini sering diabaikan tapi penting banget. Jangan asal bungkus barang lo, bro. Aku pernah dapet komplain gara-gara barang rusak karena packing yang asal-asalan. Invest sedikit buat packing yang kuat bisa menghindari kerugian besar. Pake bubble wrap, kardus tebel, dan segel yang kuat. Ingat, packing yang bagus itu investasi.


4. Manajemen Stok yang Efisien

Jangan sampe kamu kirim barang yang ternyata udah out of stock. Gue pernah ngalamin customer marah-marah karena barang yang dipesen ternyata habis. Manajemen stok itu penting banget. Gunakan sistem yang bisa kasih kamu informasi update tentang stok barang. Jadi kamu tau kapan harus restock dan kapan harus stop promosi barang yang udah hampir abis.


5. Pilih Mode Pengiriman yang Tepat

Ada banyak cara buat ngirim barang: darat, laut, udara. Pilih yang paling cocok dengan jenis barang dan budget kamu. Kalau barangnya kecil dan urgent, kirim lewat udara. Kalau barangnya gede dan gak buru-buru, kirim lewat laut atau darat. Pilihan yang tepat bisa bikin pengiriman kamu lebih efisien dan hemat biaya.


6. Customer Service yang Responsif

Customer itu raja! Kalau ada masalah dengan pengiriman, pastiin kamu punya customer service yang responsif. Aku pernah dapet komplain yang akhirnya bisa diselesaikan dengan baik karena customer service ditempat kerja aku selalu standby dan cepat respon. Jadi, pastikan tim customer service kamu siap bantu kapan aja.


Untungnya aku udah ngalamin segala drama di dunia warehouse selama 10 tahun. Mulai dari barang hilang, rusak, sampe customer yang ngamuk. Dari situ kami belajar kalau strategi manajemen pengiriman barang itu gak bisa asal-asalan. Butuh perencanaan yang matang, partner yang bisa diandalkan, teknologi yang canggih, dan customer service yang selalu siap sedia.

Strategi manajemen pengiriman barang yang baik bisa bikin bisnis kamu makin lancar dan customer makin puas. Jangan sampe kamu kehilangan customer gara-gara masalah pengiriman. Investasi sedikit di awal bisa bikin kamu menghindari kerugian yang lebih besar di masa depan.

Jadi, buat kamu yang lagi ngurusin warehouse dan pengiriman barang, coba deh terapin strategi-strategi di atas. Dijamin, pengiriman barang kamu bakal lebih lancar, customer happy, dan bisnis tempat kerja kamu makin maju. Setuju gak?



Mengukur Tingkat Akurasi Suatu Forecast di Microsoft Excel


Forecasting adalah memprediksi sesuatu ketidakpastian dari sebuah trend dalam berbisnis yang dimana dapat membantu untuk membuat keputusan yang dapat mempengaruhi masa depan dari suatu organisasi dimana biasanya forecasting dilakukan untuk jangka panjang ataupun jangka pendek. Forecasting jangka waktu panjang untuk menentukan tujuan umum dari suatu organisasi dan jangka pendek yang digunakan untuk opsi-opsi yang digunakan oleh para manajer pada ketika ada keperluan yang harus didahulukan pada masa yang akan datang.

Untuk mengevaluasi error dari teknik forecast adalah dengan menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). MAPE merupakan ukuran ketepatan relatif yang digunakan untuk mengetahui persentase penyimpangan hasil pendugaan. Pendekatan ini berguna ketika ukuran atau besar variabel ramalan itu penting dalam mengevaluasi ketepatan ramalan. MAPE mengindikasi seberapa besar kesalahan dalam menduga yang dibandingkan dengan nilai nyata. 

Secara matematis, rumusnya ditulis sebagai berikut.


Keterangan 
At = Aktual permintaan ke t 
Ft = hasil peramalan ke t
N = besarnya data peramalan
Dimana terdapat simbol absolut pada rumus MAPE menunjukkan bahwa nilai negatif hasil perhitungan akan tetap bernilai positif. 

Berikut cara menghitung Mean Absolute Percentage Error (MAPE) di Excel :

Pertama, Masukkan data indeks waktu (t), Pemintaan Aktual (At) dan Peramalan (Ft), serta buat kolom untuk Kolom Error, nilai Absolut Error dan sebagainya sebagaimana tertulis pada tabel di bawah 


Kedua, Nilai di Kolom error diperoleh dengan mengurangi nilai aktual permintaan dengan hasil peramalan : 


Ketiga, Nilai di Kolom Nilai Absolut Error diperoleh dengan mengabsolutkan nilai dikolom error dengan mengetik rumus =ABS(E4) 


Keempat, Nilai di kolom Nilai Absolut Error dibagi dengan nilai Aktual diperoleh dengan melakukan pembagian dengan membagi nilai absolut error dengan nilai aktual permintaan.


Kelima, Hitung nilai MAPE dengan membagi nilai total tadi dengan banyaknya data yang ada kemudian dikali dengan 100.


Keenam, Di kolom G15 ketikkan rumus untuk keterangan dari hasil

Sehingga hasil keseluruhan perhitungan di atas terlihat pada gambar di bawah

Interpretasi Nilai MAPE
Berdasarkan Lewis (1982), nilai MAPE dapat diinterpretasikan atau ditafsirkan ke dalam 4 kategori yaitu:
<10 = Sangat Akurat
10-20 = Baik
21-50 = Wajar
>51 = Tidak akurat
Semakin kecil nilai MAPE maka semakin kecil kesalahan hasil pendugaan, sebaliknya semakin besar nilai MAPE maka semakin besar kesalahan hasil pendugaan. Hasil suatu metode pendugaan mempunyai kemampuan peramalan sangat baik jika nilai MAPE <10% dan mempunyai kemampuan pendugaan baik jika nilai MAPE diantara 10% dan 20%. 

Apabila anda membutuhkan hitungan tersebut dalam file Excel, silahkan Klik link berikut.

Microsoft Excel Kamu Lambat? Berikut Cara Meningkatkan Kinerjanya

 


Banyak pengguna aplikasi Excel yang mengeluhkan data file Excel mereka menjadi berat, berhubung banyaknya transaksi yang mereka input hingga mencapai di atas sepuluh ribu baris. Banyaknya data yang diinput berpengaruh kepada kafasitas file sehingga akan memperberat kinerja Excel. Ditambah lagi adanya rumus-rumus aplikasi dalam Excel yang bekerja mengkalkulasi data sehingga semakin menambah berat kinerja Excel.

Berikut ini tips singkat untuk meningkatkan kinerja Excel anda;

  1. Gunakan fungsi “Calculating All Processor”. Caranya adalah Klik File >> Pilih Option >> Pilih Tab Advanced. Nah pada bagian Formulas, silahkan ubah settingan menjadi “Calculating All processor” (lihat Screenshoot berikut ini) ; 

  2. Beralih ke perhitungan manual (Manual Calculations). Pengaturan default dari Excel otomatis akan mengkalkulasi segala perubahan yang terjadi didalam cell. Sedikit saja perubahan pada suatu cell akan memperlambat kinerja excel anda. Apalagi jika ukuran file excel anda besar dan mengandung formula yang sangat kompleks.Untuk menghindari terjadi pembebanan excel karena sedikit perubahan pada cell, disarankan untuk mengubah ke settingan “Manual Calculation”. Jika kita ingin melihat perubahan yang terjadi dengan menekan “Shift+F9”. Ikuti langkah berikut ini; Klik File >> Pilih Option >> Pilih Tab Formulas. Nah pada bagian Calculation options, silahkan ubah settingan menjadi “Manual - Recalculate workbook before saving” (lihat Screenshoot berikut ini); 

Semoga Bermanfaat.




Kebiasaan yang Seharusnya Tidak Lagi Kamu Lakukan Saat Beranjak Dewasa




Pernah gak sih mikir, “Kok gue masih aja ngelakuin hal-hal yang kayaknya gak cocok lagi buat umur gue sekarang?” Ya, aku ngerti banget. Namanya juga hidup, kadang kita kebawa kebiasaan lama yang sebenernya udah gak relevan lagi. Jadi, kali ini aku coba bakal bahas kebiasaan-kebiasaan menurut aku yang harusnya kita tinggalin pas udah mulai dewasa. Yuk, kita bahas, siapa tahu ada yang relate banget sama hidup kita!


1. Drama di Media Sosial

Oke, ini yang pertama. Berantem sama temen, curhat, atau nge-post status galau di media sosial? Udah deh, stop! Bukan cuma ngerusak citra diri, tapi juga bikin orang lain gak nyaman. Bukannya dapet simpati, malah dapet blok dari temen sendiri. Kalau ada masalah, coba deh omongin langsung. Face to face itu lebih elegan dan dewasa.


2. Telat Terus-Terusan

Nah, ini juga penting. Kebiasaan ngaret tuh harus dihindarin. Bayangin kamu ada meeting penting sama bos atau rekan kerja, terus kamu telat? Kesan pertama udah ancur. Mulai belajar untuk datang tepat waktu. Pakai alarm kalau perlu. Ingat, time is money!


3. Boros Gak Ketulungan

Masih suka habisin duit buat hal-hal gak penting? Coba deh rem dikit. Menabung itu perlu! Gak selamanya hidup kamu bakal enak, pasti ada saatnya kamu butuh dana darurat. Mulai belajar manage keuangan. Pisahkan yang mana kebutuhan, yang mana keinginan. Mau masa depan cerah? Jangan boros!


4. Makan Sembarangan

Gue tau, junk food itu enak banget. Tapi, tubuh kamu gak selamanya bisa diajak kompromi. Seiring bertambahnya usia, metabolisme melambat. Terus kalo kamu masih suka makan sembarangan, kesehatan bisa jadi taruhan. Mulai sekarang, makan yang sehat-sehat. Sesekali cheat day sih oke, tapi jangan tiap hari juga, bro!


5. Nunda-Nunda Pekerjaan

Masih suka nunda-nunda pekerjaan? Tinggalin deh kebiasaan itu. Kebiasaan ini bisa bawa kamu ke jurang kegagalan. Deadlines itu ada bukan buat ditunda-tunda. Mulai belajar disiplin sama waktu dan tugas.


6. Gak Mau Belajar Hal Baru

Dewasa itu artinya terus berkembang. Kalau kamu masih nyaman di zona nyaman dan gak mau belajar hal baru, kamu bakal ketinggalan. Dunia terus berubah, dan kamu harus bisa adaptasi. Ambil kursus online, baca buku, atau ikut seminar. Ingat, pengetahuan itu kekuatan!


7. Suka Mengeluh

Mengeluh itu gak bikin masalah selesai, malah bikin stress. Daripada ngeluh, mending cari solusi. Dewasa itu artinya bertanggung jawab atas hidup kamu sendiri. Kalau ada masalah, hadapi dengan kepala dingin, cari solusi, dan move on!


Dewasa itu bukan cuma soal umur, tapi juga soal cara kamu menghadapi hidup. Kebiasaan-kebiasaan di atas, kalau gak diubah, bisa jadi penghambat perkembangan diri lo. Jadi, mulai sekarang coba introspeksi dan perlahan-lahan tinggalkan kebiasaan yang gak produktif.


Mengapa pengiriman logistik sering dilakukan di laut dari pada udara?


Pernah gak sih mikir, "Kenapa sih pengiriman logistik tuh sering banget lewat laut, bukannya lewat udara aja yang jelas lebih cepat?" Nah, disini aku bakal jelasin kenapa laut lebih jadi pilihan, dan tenang aja, ini gak bakal bikin kamu ngantuk kayak baca buku pelajaran.


Pertama-tama, mari kita bicara soal biaya. Pengiriman lewat udara itu mahal bange loh! Bayangin aja, kamu ngirim barang pake pesawat, biayanya bisa bikin dompet nangis. Sementara itu, pengiriman lewat laut? Jauh lebih murah. Beda tipis lah kayak beli kopi di coffe shop sama kopi starling (starbuck keliling) Logikanya simpel, pengiriman lewat laut bisa bawa barang lebih banyak dengan biaya yang lebih rendah.


Ada lagi yang bilang, "Tapi kan lama, bro!" Ya emang, kapal laut gak bisa terbang kayak pesawat. Tapi kalo kamu gak buru-buru, ini pilihan yang paling masuk akal. Contohnya aja, perusahaan-perusahaan gede yang ngirim ribuan kontainer barang dari satu kota ke kota lain yang berbeda pulau. Kalau semuanya dikirim lewat udara, bangkrut dong mereka.


Kedua, soal kapasitas. Pesawat emang keren, bisa terbang tinggi dan cepat, tapi kapasitasnya terbatas. Bayangin kamu mau ngirim mobil atau mesin-mesin berat pake pesawat, bisa sih, tapi terbatas banget. Kapal laut? Gak masalah! Mau ngirim barang segede gaban pun, kapal laut bisa nampung. Ibaratnya, pesawat itu kayak kantong kecil, sementara kapal laut itu ransel gede yang bisa bawa segalanya.


Trus, soal keberlanjutan. Pengiriman lewat laut cenderung lebih ramah lingkungan dibanding lewat udara. Emisi karbon yang dihasilkan pesawat itu gede banget. Jadi kalo kamu peduli sama bumi dan pengen ngurangin jejak karbon, pengiriman lewat laut adalah pilihan yang lebih baik. Mungkin ini kayak kamu milih naik sepeda ke kantor daripada naik mobil pribadi tiap hari.


Pengiriman logistik lewat laut itu emang lebih lambat, tapi lebih murah, bisa nampung lebih banyak barang, dan lebih ramah lingkungan. Jadi gak heran kalo banyak perusahaan milih jalur ini. Emang kadang kita pengen semuanya serba cepat, tapi dalam dunia logistik, efisiensi biaya dan kapasitas lebih penting.


Dan satu lagi, ingetlah bahwa setiap pilihan punya plus minusnya sendiri. Kalo kamu lagi butuh barang cepet dan barangnya kecil, pesawat bisa jadi pilihan. Tapi kalo barangnya gede dan gak buru-buru, mending lewat laut aja. So, next time kamu liat kapal kontainer gede di laut, kamu udah tau kan kenapa mereka lebih dipilih?


Postingan Lama
Gabung Komunitas Trader